Label

Musibah itu Nasehat

Diposting oleh Dedi Suparman

SEBARKAN ARTIKEL
"Musibah itu Nasehat" Ini ke -->

FACEBOOK | TWITTER | GOOGLE + | PINTEREST

Musibah itu Nasehat - DusunSEO, begitulah judul yang pas untuk sebuah perjalanan hidup yang sedang saya jalani, judul Musibah itu Nasehat sangat cocok banget untuk saya karena saya telah mendapatkan musibah yang penuh berkah.

Dua Minggu sebelumnya saya begitu sibuk masalah kerjaan di kantor lembur sampai malam terus tidak ada waktu untuk refrehing maupun kumpul bareng sama sahabat-sahabat saya, begitu lelah dan capek, sampai-sampai sahabat saya menganggap saya sombong karena tidak punya waktu untuk kumpul bersama, saya juga dilema antara kewajiban pekerjaan dan kewajiban seorang teman.

Sampai disuatu hari, tepat hari Minggu yang lalu ada acara makan-makan yaitu acara yang diselenggarakan oleh Koperasi Warga yang Anggotanya adalah SMP Negeri 1 Terisi, SMP Negeri 2 Terisi dan SMP Negeri 4 Terisi, saya sebagai warga SMP Negeri 2 Terisi ikut hadir dalam acara tersebut, setelah acara selesai saya bersama teman-teman Guru/TU SMP Negeri 2 Terisi jalan-jalan dulu ke Desa Suka Tani Cikawung (Cikamurang), di perjalanan saya dan teman-teman biasa selalu berfoto-foto ria di pinggir sungai Suka Tani, udara begitu sejuk dan pemandangannya begitu indah.

Mau tahu penampakan foto-fotonya yuk silahkan di lihat di bawah ini:

Musibah itu Nasehat

Musibah itu Nasehat

Musibah itu Nasehat

Perjalanan terus ke arah selatan dan ternyata ke arah utara lagi yaitu pulang, di Cikamurang itu ada rumah makan yang sangat nikmat yaitu bernama Rumah Makan BARAYA, disitu saya dan teman-teman mampir sejenak dan saya menghampiri seorang ibu-ibu yang jualan Buah Rambutan seorang diri, wow ibu-ibu itu bagi saya adalah kartininya orang Indramayu, kenapa demikian karena dia untuk membiayai anaknya sekolah dengan menjual Buah Rambutan yang begitu banyak dan menurut saya itu bukan ukuran seorang perempuan untuk membawa buah rambutan yang begitu banyak dan setiap hari, saya ngobrol-ngbrol sedikit dengan ibu tersebut ternyata ibu tersebut tetangga desa saya dan anaknya juga sekolah di SMP Negeri 2 Terisi, di dalam ngobrol-ngobrol tersebut tak lupa juga saya mencicipi buah rambutannya hehehee... dan beli juga sih bukan nyicip doang heheee..

Setelah sudah selesai beli masakan dan buah rambutan, saya dan teman-teman mulai berangkat lagi pulang ke rumah, di perjalan kami saling begurau yaitu lempar-lemparan kulit buah rambutan tidak ada yang menduga bahwa bergurau yang berlebihan membawa malapetaka... tepatnya di Lapangan Janggleng Desa Jatimulya, Brak...Brik...Bruk... saya kecelakaan dan tak sadarkan diri di tengah jalan, teman saya membawa saya ke Puskesmas Terisi dan disitu saya baru sadar bahwa bergurau berlebihan tidak baik.

Setelah di bawa ke Puskesmas saya langsung di bawah ke rumah teman saya, melihat keadaan di rumah saya tidak ada orang tua karena sedang di sawah, setelah beberapa jam saya memutuskan untuk pulang saja kerumah saya takut merepotkan teman saya, dalam perjalanan pulang kerumah saya diantar oleh mobilnya Kepala Sekolah, kepala sekolah saya begitu baik dan perhatian sama bawahaanya, terima kasih ya Allah Kepala Sekolah kali ini begitu peduli.

Setelah sampai di rumah saya teman-teman saya satu persatu pada pulang kerumah masing-masing baru hari sudah sore, dan saya merenung sendiri dan menyimpulkan bahwa:

Begurau berlebihan itu tidak baik, dan hikmah yang saya dapatkan teman saya begitu perhatian di saat saya sedang mengalami musibah dan tentunya Allah sayang sama saya untuk beristirahat karena selama ini selalu sibuk dengan kerjaan.

Begitulah sepenggal perjalan hidup seorang Dedi Suparman, jadi benarkan Musibah itu Nasehat hehehee... mudah-mudahan sahabat pembaca dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidup ini.
follow Fans FB DUSUN SEO .:. KLIK DISINI.:.
Follow twitter DUSUN SEO .:.KLIK DISINI.:.


DUSUN SEO- dusunseo.blogspot.co.id
dusunSEO Updated at : 17.00

{ 4 komentar... or add one}


Kang Moe-No mengatakan...

q sdh tau foto asli dri mas D .. :D

Dedi Suparman mengatakan...

ente ga nyambung banget mas wok wok

Marsya Della mengatakan...

mas dedi yang mana yah :mikir

Dedi Suparman mengatakan...

Mana aja boleng

Posting Komentar